Bitcoin masih ingin terjun bebas by TraderMaja on TradingView.com
Bitcoin, mata uang kripto terbesar di dunia, kembali mengalami penurunan tajam dalam beberapa hari terakhir. Pada 10 Maret 2025, harga Bitcoin turun 4,2% menjadi $82.417,7, mendekati level terendah empat bulan.
Penurunan ini terjadi meskipun adanya pengumuman dari Presiden AS, Donald Trump, tentang pembentukan cadangan strategis Bitcoin nasional. Langkah ini, yang awalnya diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan pasar, ternyata tidak memberikan dampak positif yang signifikan. Hal ini disebabkan oleh kurangnya tindakan pembelian kripto baru oleh pemerintah, yang membuat para investor kecewa.
Selain itu, KTT kripto yang diadakan di Gedung Putih juga tidak menghasilkan rincian konkret mengenai regulasi kripto di masa depan. Ketidakpastian ini menambah kekhawatiran investor terhadap prospek jangka pendek Bitcoin.
Faktor lain yang mempengaruhi penurunan harga Bitcoin adalah ketidakpastian ekonomi global dan rencana kenaikan tarif perdagangan oleh pemerintah AS. Kekhawatiran akan perlambatan ekonomi dan kebijakan perdagangan yang tidak menentu membuat investor cenderung menghindari aset berisiko seperti kripto.
Penurunan Bitcoin juga diikuti oleh altcoin lainnya. Ethereum, mata uang kripto terbesar kedua, turun 5,4% menjadi $2.067,28, sementara XRP dan Solana masing-masing turun 5,9% dan 7,9%.
Bagi investor, situasi ini menuntut kewaspadaan dan strategi investasi yang bijak. Diversifikasi portofolio dan pemantauan ketat terhadap perkembangan pasar menjadi kunci untuk menghadapi volatilitas yang tinggi dalam pasar kripto.
Meskipun Bitcoin telah mengalami penurunan signifikan, beberapa analis percaya bahwa ini adalah bagian dari siklus pasar yang normal. Namun, penting bagi investor untuk tetap waspada dan tidak membuat keputusan investasi berdasarkan spekulasi semata.
Dalam menghadapi ketidakpastian ini, edukasi dan pemahaman mendalam tentang aset kripto menjadi sangat penting. Investor disarankan untuk selalu melakukan penelitian mendalam dan berkonsultasi dengan ahli keuangan sebelum membuat keputusan investasi.